Rabu, 25 Februari 2015

Puisi Penutup di salah Satu Bab; Sehabis Kututup Pintu – Imam Budi Santoso – 1969



Sehabis kututup pintu dan terdiam sesaat
Hanyalah diriku, segalanya terbenam dalam jiwaku
Begitu cepat, atas nama-Mu atas nama Kesunyian
Seluruh kehidupan menyatu, kehidupan dengan bahasa satu
Ketiadaan yang kekal berbunyi: Mu

Di mana hari-hari yang lampau kutinggalkan kenapa masih juga di sini, membuktikan
Nama-nama yang sama di luar pengamatan, kembali
Terbit untuk tidak mengecewakan perhitungan jaman
                                       Yang telah pasti

Sehabis kututup pintu dan terdiam, sesaat
Tampaklah diriku, ada
Di mana-mana
Di setiap benda

Sehabis Kututup Pintu – Imam Budi Santoso – 1969

 foto bapak Imam Budi Santoso
http://bahasa.kompasiana.com/2012/05/08/pembacaan-puisi-oleh-guru-di-rumah-budaya-tembi-461482.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar