Minggu, 05 April 2015

Puisi Saijah dan Adinda yang ada di buku Max Havelaar - Eduard Douwes Dekker.



Aku tidak tahu di mana aku akan mati
Aku pernah melihat laut lepas di Pantai Selatan, ketika aku di sana membuat garam bersama ayahku
Jika aku mati di lautan, dan mereka membuang jasadku ke air dalam, hiu-hiu akan datang
Mereka akan berenang mengelilingi mayatku, dan bertanya:
“Yang mana dari kami sebaiknya menelan tubuh ini, yang tenggelam ke dalam air?”
Aku tidak akan dengar

Aku tidak tahu di mana aku akan mati
Aku pernah melihat rumah Pak Ansu yang terbakar, yang telah dia bakar sendiri karena dia sudah gila
Jika aku mati dalam rumah yang terbakar itu, kayu yang membara akan terjatuh ke mayatku
Dan di luar rumah akan ada orang-orang yang berteriak dengan nyaring, sambil melemparkan air untuk memadamkan api
Aku tidak akan dengar

Aku tidak tahu di mana aku akan mati
Aku pernah melihat Si Unah kecil jatuh dari pohon kelapa, ketika dia sedang memetik sebuah kelapa untuk ibunya
Jika aku mati dari pohon kelapa, aku akan terbaring mati di kaki pohon, di semak-semak, seperti Si Unah
Ibu tidak akan menangisiku, karena dia sudah meninggal. Tetapi yang lainnya akan menangis dengan suara nyaring: “Lihat, di sana terbaring Saijah!”
Aku tidak akan dengar

Aku tidak tahu di mana aku akan mati
Aku pernah melihat jasad Pak Lisu, yang meninggal karena umur tua, karena rambutnya berwarna putih
Jika aku mati karena umur tua, dengan rambut putih, para wanita yang berduka akan berdiri mengitari jasadku
Dan mereka akan meratap dengan nyaring, seperti para wanita yang berduka mengelilingi jasad Pak Lisu. Dan para cucu juga akan menangis, sangat nyaring
Aku tidak akan dengar

Aku tidak tahu di mana aku akan mati
Aku sudah melihat banyak orang di Badur mati. Mereka dibungkus dengan kain putih, dan dikubur dalam tanah
Jika aku mati di Badur, dan mereka menguburku di luar desa, di sebelah Timur di balik bukit, di mana rerumputan begitu tinggi
Ketika Adinda melewati jalan itu, dan keliman sarungnya dengan lembut akan menyapu rumput yang dilewati…
Maka aku akan dengar

3 komentar:

  1. Aku tidak tahu di mana aku akan mati

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. setiap baca, selalu merinding... :)

    BalasHapus